home
contact
Strategi Pilih Bengkel Non-ATPM

Strategi Pilih Bengkel Non-ATPM

 

Populasi kendaraan yang terus meningkat memunculkan menjanjikan bagi bengkel-bengkel non ATPM. Terkadang keberadaan bengkel non ATPM ini sangat diperlukan, misalnya karena jaraknya yang dekat dengan tempat tinggal kita atau menghindari phobia lebih mahalnya bengkel resmi milik ATPM. Namun menentukan bengkel alternatif bukanlah perkara mudah. Salah memilih bengkel untuk memperbaiki kerusakan mobil, bisa menyebabkan rasa kecewa yang mendalam. Apalagi jika kedepannya masalah yang timbul pada mobil justru bertambah.
Untuk itu, dituntut kejujuran dan sikap terbuka dari pihak bengkel kepada konsumennya mengenai kerusakan yang terjadi. Berikut ini terdapat beberapa tips yang bisa Anda perhatikan jika berencana mencari bengkel terbaik dan dapat dipercaya selain bengkel resmi.

  1. Rekomendasi atau referensi. Hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari informasi bengkel terpercaya dari kerabat, teman, media yang mengulas tentang bengkel, atau bertanya pada klub-klub otomotif. Manfaatkan juga forum diskusi otomotif via internet karena biasanya suatu anggota forum tertentu banyak menceritakan pengalamannya mengenai bengkel alternatif tertentu.
  2. Tidak ada salahnya memilih bengkel khusus atau spesialis agar kerusakan yang ada langsung terdeteksi ahlinya. Biasanya, banyak bengkel khusus atau spesialis merekrut mekanik terlatih dari bengkel resmi ATPM.
  3. Bengkel yang baik tentunya meneliti dan memeriksa secara mendalam lebih dulu sebelum memutuskan kerusakan yang terjadi. Jika memang perlu penggantian komponen, mekanik harus mengatakan kepada Anda, demikian juga bila bisa diperbaiki.
  4. Fasilitas seperti ruang tunggu, toilet, AC, hiburan, dan kantin yang tersedia untuk menunggu perbaikan selesai bisa menjadi salah satu parameter keseriusan bengkel melayani konsumennya.
  5. Peralatan yang dimiliki haruslah lengkap, misalnya pit dan piranti yang sesuai kelas dan tipe bengkel.
  6. Tanyakan tentang sumber daya manusia yang dimilikinya. Umumnya, mekanik bengkel non-resmi berpengalaman dan jago mengakali, namun tidak memiliki ijazah. Tetapi ingat saat ini banyak bengkel non-resmi merekrut mekanik lulusan sekolah teknik.
  7. Usahakan bengkel pilihan Anda tersebut memiliki sertifikasi dari lembaga sertifikasi nasiona seperti Sucofindo. Hal ini memang jarang diperhatikan, namun ini merupakan nilai lebih bagi bengkel tersebut.
  8. Bengkel terpercaya biasanya memiliki manajemen yang tertata dengan baik.
  9. Jangan terbuai dengan janji manis bengkel, khususnya mengenai biaya jasa yang murah atau mahal, serta hasil pengerjaan terjamin. Jangan ragu untuk bertanya apakah pernyataan mereka bisa dipertanggungjawabkan.
  10. Kontrol terhadap pekerjaan harus ketat, bahkan sudah sewajibnya mereka selalu menginformasikan kepada pelanggan untuk melakukan perawatan berkala atau akan munculnya kerusakan komponen di periode mendatang.
  11. Mintalah garansi dari bengkel mengenai pekerjaan yang telah dilakukan pada mobil Anda. Bengkel terpercaya akan berani memberikan jaminan atas hasil kerja mereka.